Aku dan Ilmu Pengetahuan Alam

Aku suka Natural Science, alias Ilmu Pengetahuan Alam. Buat aku IPA merupakan salah satu faktor yang paling berpengaruh terhadap peradaban dunia. Namun bukan berarti aku menganggap rendah bidang ilmu lain—semua ilmu sama pentingnya dan sangat berpengaruh terhadap peradaban dunia. Sebenarnya Ilmu Pengetahuan Alam itu nggak cuma sebatas Kimia, Fisika, Biologi, Matematika atau gabungan semuanya. Akan tetapi juga Alam Sekitar Kita. Bingung ya? Oke aku kasih cetak miring pada kata alam, menjadi alam. Gimana? Did you guys feel the point? (wink 😉 ).

Tapi berhubung topik yang aku bahas saat ini adalah yang berbau IPA dan teman-temannya, ya aku akan membuka unek-unek tentang ilmu alam dan alam ini. hehehehe.

Aku berkenalan dengan bidang ilmu yang satu ini sejak kelas 3 SD–di jaman-jaman ababilku dulu IPA mulai diajarin kelas 3 SD–setelah semua guru memastikan murid-muridnya sudah dapat menulis dan membaca dengan lancar. Tak dapat dipungkiri, sejak awal aku sudah suka pelajaran ini, karena belajarnya asik, angka-angka masuk, dan pelajaran yang didapat juga seru—saat itu belum ada rumus-rumus yang bikin ribet. Alhasil, nilai-nilaiku boleh dibilang lumayan, kalo kata “bagus” dianggap terlalu tinggi. Hahahahaha.

Lulus SD,aku membiarkan alam yang berbicara, yaitu masuk ke SMP yang saat itu termasuk 3 besar terbaik di Kota Padang. IPA pecah menjadi 2, Fisika dan Biologi, dan aku bertanya-tanya, mana Kimia? Rupanya pelajaran Kimia saat itu dianggap terlalu berat untuk murid SMP di jaman aku, (ga gaul banget ya?). Setidaknya itulah kata mamaku. Padahal bidang studi Kimia yang paling aku sukai walaupun aku nggak terlalu pintar. Tapi chemistry nya itu loohh. Nilai-nilaiku cenderung biasa-biasa saja kalo disini, persaingan ketat banget, gilaa.

Oleh karena itu, ketika teman-temanku bingung mau sekolah di SMA mana, aku nggak perlu berempong-rempong ria mikirin SMA (walaupun ikut mendaftar SMA dan lulus di salah satu SMA yang lumayan elit di Kota Padang). Kali ini alam-lah yang bekerja. Aku melawan arus yang tak begitu deras namun cukup membuat guru-guruku memandang sebelah mata akan kemampuan akademikku. Sekali lagi, aku membiarkan alam yang berbicara. Hahahahaha.

Aku lebih memilih masuk sekolah kejuruan dengan Jurusan Teknik Kimia, nggak main-main.

Mungkin sekilas keliatan, terdengar atau terbaca biasa saja, masuk SMK, identik dengan siswa kelas dua. Tapi jangan salah, mungkin perjuangan kami disini lebih berat daripada teman-teman di sekolah lain. Nggak cuma otak dan fisik, tapi juga mental. Dan tentunya pelajaran. Teori-teori yang bikin ngantuk nyaris nggak ketemu walaupun beberapa pelajaran memang bikin ngantuk. Hahahaha.

Setelah ngos-ngosan sekolah di jenjang high school aku ikut SNMPTN–kebanyakan teman-teman lebih memilih bekerja dan merantau, mengkuti jejak alumni yang kebanyakan sudah sukses, aku bangga punya teman-teman seperti mereka–dan lulus di kampus UNAND tercinta. Jurusannya nggak jauh-jauh dari Kimia walaupun agak melenceng sedikit, Teknologi (Pangan) Hasil Pertanian.

Memang banyak yang menganggap remeh, ya karena judulnya pake embel-embel pertanian itu. Tersembunyi, namun terselip rasa bangga, aku bisa menjadi bagian dari kemajuan negara agraris ini. Oke, kita lanjut.

Seperti yang aku bilang, kuliahnya nggak jauh-jauh dari Kimia, nggak sepuas sewaktu high school dulu tentunya sewaktu praktikum. Setidaknya aku cukup direpotkan dengan jurusan ini. Terbukti, untuk mendapatkan 1 nilai A saja di KHS rasanya mahaaaaaalllll banget. Namun itulah perjuangan.

Masih ada lebih kurang dua tahun lagi untuk menikmati masa-masa perjuangan. Dan yang pastinya nggak jauh-jauh dari Natural Science. Kalau aku nggak berakhir di laboratorium atau industri seperti teman-temanku, setidaknya aku harus singgah di jurnalistik. Sedangkan menjadi pengusaha adalah hal mutlak. Lagi-lagi alam yang akan bekerja,and i will let it flow, i will do the best for my life.

Jelas kan Ilmu Pengetahuan Alam (alam) itu benar-benar faktor yang berpengaruh terhadap peradaban dunia? 😀

Advertisements

4 thoughts on “Aku dan Ilmu Pengetahuan Alam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s